Iran, Keseimbangan antara Intelektual dan Ulama

Standar

Jika ingin menatap dan berkaca terhadap keseimbangan antara kesucian pola-pikir dengan hati, setidaknya intiplah Ulama dan Intelek Iran sebagai penyadar dan pengingat bahwa ajaran ISLAM harus bangkit dalam sistem internasional, sistem negara bangsa, dan sistem intelektual (science, sosial, dan seni). Mereka Syahid membela negara dan agamanya. Mereka rela terjun langsung kelapangan dengan Otak, Hati, dan Tenaga mereka. Mereka Intelektual lapangan, dekat dengan yang membutuhkan, jauh dari kenyamanan ruangan ber-AC, Jabatan, dan harta.

Ayatullah

dari kiri-kekanan:

Ayatullah Baqir Shadr (Ahli Filasafat dan Ekonomi), Ayatullah Khomaeni (Faqih yang mengenal baik filsafat yunani & barat), Sayed Mujtaba Lari (Ulama & Kritikus Peradaban Barat), Ayatullah Muntazeri (Teolog & Ahli sosiologi dan politik internasional), Ayatullah Taleqani (Ulama & Ahli ekonomi), Murthada Muthahari (Ulama & Sosiolog), Sayed Thabataba’i (Mufasir yang Ahli Matematika, filsafat, dan tasawuf), dan Ayatullah Ali Khamaeni (ulama & Intelek), Ali Syariati (ahli sejarah & doktor Sosiolog), Mustafa Chamran (ahli Nuklir)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s